Charles Hoskinson Sebut Midnight sebagai Kunci Fase Pertumbuhan XRP Berikutnya bagi Ripple

Berita Crypto , Wednesday, 10 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Charles Hoskinson: Ripple Butuh Midnight untuk Fase Pertumbuhan XRP Berikutnya

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menilai Ripple mungkin membutuhkan Midnight, sidechain Cardano yang berfokus pada privasi, untuk membuka fase pertumbuhan berikutnya bagi ekosistem XRP.

Dalam sebuah wawancara dengan Wendy O, Hoskinson mengatakan bahwa meski Ripple telah membangun salah satu jaringan pembayaran terkuat di industri kripto, masih ada peluang besar untuk memperluas peran XRP di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), tokenisasi aset, dan layanan keuangan institusional.

Menurut Hoskinson, fase berikutnya perkembangan industri kripto akan berfokus pada privasi, interoperabilitas antar-blockchain, dan aset dunia nyata (real-world assets/RWA). Midnight diklaim dirancang untuk mendukung ketiga tren tersebut.

“Kami melihat Ripple sebagai salah satu sumber pertumbuhan terbesar,” kata Hoskinson.

Peluang Besar bagi XRP

Salah satu poin utama yang disampaikan Hoskinson adalah bahwa ia tidak memandang Ripple sebagai pesaing Cardano.

Sebaliknya, ia menempatkan Ripple bersama Tether, Circle, dan Binance sebagai pelaku utama dalam ekonomi “Web 2.5”, yakni ekosistem blockchain yang menjembatani keuangan tradisional dengan dunia kripto.

Hoskinson menilai Ripple masih belum memiliki ekosistem smart contract native yang matang. Akibatnya, pemegang XRP memiliki akses yang lebih terbatas terhadap layanan DeFi, peluang memperoleh yield, dan aset yang telah ditokenisasi.

Menurutnya, Midnight dapat menjadi solusi untuk mengisi celah tersebut.

“Kami sudah menghadirkan Bitcoin DeFi. Kami juga akan menghadirkan XRP DeFi,” ujar Hoskinson, seraya menambahkan bahwa para pengembang di ekosistem Midnight telah mulai mengeksplorasi berbagai aplikasi yang terkait dengan XRP.

Web 2.5 Jadi Peluang Kolaborasi

Hoskinson juga melihat peluang yang lebih besar dari sekadar pengembangan XRP. Ia menilai institusi semakin membutuhkan fitur privasi, pengungkapan data yang selektif, alat kepatuhan regulasi, serta infrastruktur untuk aset dunia nyata.

Alih-alih memaksa perusahaan berpindah ke blockchain baru, Midnight dirancang agar dapat terhubung dengan berbagai ekosistem blockchain yang sudah ada.

Menurut Hoskinson, pengalaman pengguna blockchain seharusnya berjalan mulus tanpa memandang jaringan yang digunakan, baik Bitcoin, Ethereum, Solana, Cardano, maupun XRP.

Tujuan jangka panjangnya adalah membangun sistem terbuka yang menghubungkan berbagai blockchain, bukan membuatnya saling bersaing.

“Web 2.5 adalah teman kami,” kata Hoskinson.

Baginya, masa depan bukanlah persaingan antara Ripple dan Cardano. Sebaliknya, XRP dan Midnight dapat saling melengkapi, dengan Ripple menyediakan akses ke pasar institusional, sementara Midnight menawarkan fitur privasi, DeFi, dan tokenisasi aset.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023