Jensen Huang Sebut Koreksi Saham Teknologi sebagai Peluang Akumulasi di Tengah Berkembangnya Era AI

Artifical Intellegence , Tuesday, 09 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Jensen Huang Sebut Koreksi Pasar Teknologi sebagai Peluang Akumulasi di Tengah Pertumbuhan AI

Ketika banyak pelaku pasar khawatir dengan koreksi tajam saham teknologi, CEO Nvidia Jensen Huang justru melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk melakukan akumulasi aset yang terkait dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, pada 8 Juni, Huang mengatakan bahwa perkembangan AI masih berada pada tahap awal. Menurutnya, volatilitas jangka pendek di pasar tidak mengubah prospek pertumbuhan AI dalam jangka panjang.

“Kita masih berada di awal perjalanan AI. Apa pun yang terjadi di pasar, Anda seharusnya senang karena sekarang bisa membeli dengan harga diskon,” ujar Huang.

Koreksi Pasar Dipicu Kekhawatiran Suku Bunga

Gelombang aksi jual di pasar dimulai setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Sentimen negatif semakin membesar setelah laporan keuangan Broadcom yang mengecewakan investor. Akibatnya, saham-saham perusahaan semikonduktor dan teknologi mengalami tekanan signifikan, dengan nilai kapitalisasi pasar yang hilang mencapai sekitar US$1,3 triliun.

Saham Nvidia tercatat turun sekitar 6%, sementara AMD, Micron, dan Marvell mengalami penurunan yang lebih dalam.

Infrastruktur AI Diproyeksikan Tumbuh hingga Triliunan Dolar

Huang kembali menegaskan pandangannya bahwa investasi global pada infrastruktur AI masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar.

Menurutnya, belanja dunia untuk membangun infrastruktur AI saat ini masih berada di kisaran ratusan miliar dolar AS. Namun, dalam beberapa tahun mendatang, angka tersebut berpotensi meningkat menjadi triliunan dolar seiring semakin luasnya adopsi AI di berbagai sektor.

Dampak bagi Investor Kripto

Meski tidak secara langsung membahas aset kripto, komentar Huang tetap menjadi perhatian komunitas kripto karena Nvidia merupakan salah satu perusahaan yang memiliki hubungan erat dengan perkembangan teknologi AI.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, sentimen positif terhadap AI sering kali mendorong minat investor terhadap token-token bertema AI. Namun kali ini, fokus Huang lebih tertuju pada peluang investasi di sektor teknologi dan pembangunan infrastruktur AI secara global.

Bagi investor kripto, pernyataan tersebut dapat menjadi sinyal bahwa narasi AI masih memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang, meskipun pasar saat ini tengah menghadapi volatilitas akibat faktor makroekonomi.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023