Bitcoin Masih Berada di Tren Bearish, Pemulihan Pasar Kripto Belum Sepenuhnya Terjadi

Berita Crypto , Saturday, 20 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Bitcoin Gagal Tembus Resistensi, Sinyal Bear Market Dinilai Masih Berlanjut

Bitcoin kembali mengalami penolakan harga di area resistensi US$67.000 hingga US$77.000 pada pekan ini. Pergerakan tersebut membuat analis menilai bahwa tren bear market yang dimulai sejak awal tahun kemungkinan masih mendominasi pasar kripto.

Setelah sempat mencapai titik terendah pada awal Juni, Bitcoin memang mencatat kenaikan harga. Namun, kenaikan ini dinilai belum menunjukkan pemulihan yang solid, melainkan hanya rebound sementara di tengah tren pelemahan.

Dari sisi analisis teknikal, kenaikan Bitcoin saat ini hanya membentuk pola three-wave atau tiga gelombang, yang umumnya terjadi saat pasar berada dalam fase bearish. Sebaliknya, ketika pasar bullish, kenaikan harga biasanya membentuk pola five-wave, yang menandakan adanya dorongan beli yang lebih kuat.

Pola tiga gelombang ini sebelumnya juga sempat terjadi setelah Bitcoin menyentuh titik rendah pada November dan Februari, dan pada kedua kasus tersebut harga kembali mengalami koreksi setelah rebound.

Selain itu, Bitcoin juga sempat turun menembus area support US$63.000 hingga US$64.000, level yang sebelumnya dianggap penting untuk menjaga momentum jangka pendek. Menurut analis, penembusan support ini justru memperkuat indikasi bearish karena kondisi seperti ini umum terjadi saat pasar sedang berada dalam tekanan jual.

Untuk pergerakan ke atas, level US$77.000 menjadi area penting yang perlu diperhatikan. Selama Bitcoin belum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, belum ada sinyal teknikal yang menunjukkan pasar telah keluar dari tren turun.

Di sisi lain, level US$62.000 saat ini menjadi support penting berdasarkan analisis Fibonacci. Jika level ini gagal dipertahankan, maka target penurunan berikutnya berada di kisaran US$55.000 hingga US$56.000, area yang sebelumnya juga menjadi support kuat pada 2024.

Prospek Selanjutnya

Dalam jangka pendek, analis melihat peluang Bitcoin turun lebih jauh menuju US$56.000 masih cukup besar. Meski begitu, mereka tidak memperkirakan adanya crash mendadak dalam waktu dekat.

Skenario yang lebih mungkin terjadi adalah pergerakan harga yang fluktuatif dengan tren melemah secara bertahap, pola yang sering terlihat selama fase bear market.

Walau peluang rebound jangka pendek masih terbuka, perubahan tren baru dianggap valid jika Bitcoin mulai membentuk pola kenaikan lima gelombang (five-wave rally) pada timeframe kecil.

Untuk saat ini, kondisi pasar masih menunjukkan bahwa tekanan jual masih dominan dan belum ada konfirmasi kuat bahwa bulls atau tren bullish telah kembali menguasai pasar.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023