Gelombang AI Berlanjut, CoreWeave Bergabung ke Nasdaq 100

Artifical Intellegence , Saturday, 13 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

CoreWeave dan Nebius Masuk Nasdaq 100, Sektor AI Semakin Dominasi Pasar

Perusahaan yang bergerak di sektor infrastruktur kecerdasan buatan (AI) semakin menarik perhatian investor. Berdasarkan pengumuman rebalancing indeks kuartalan Nasdaq, CoreWeave dan Nebius resmi bergabung ke dalam Nasdaq 100, bersama Astera Labs, Rocket Lab, dan Teradyne.

Pasar merespons positif kabar tersebut. Saham CoreWeave melonjak sekitar 7,3% ke level US$102, sementara saham Nebius naik 6,3% ke kisaran US$233 pada perdagangan Jumat.

Masuknya kedua perusahaan ini menunjukkan besarnya minat investor terhadap bisnis yang terkait dengan infrastruktur AI. Bergabung dalam Nasdaq 100 biasanya meningkatkan eksposur perusahaan kepada investor institusi, termasuk produk investasi pasif seperti ETF yang mengikuti indeks tersebut.

Bagi CoreWeave, pencapaian ini menjadi tonggak penting setelah transformasi bisnisnya dari perusahaan penambangan kripto menjadi penyedia infrastruktur AI. Pada 2019, perusahaan memutuskan keluar dari bisnis mining crypto setelah industri tersebut melemah akibat bear market kripto pada 2018.

Perusahaan AI Semakin Mendominasi

Posisi CoreWeave di industri AI semakin kuat setelah menandatangani kerja sama jangka panjang dengan Anthropic, pengembang model AI Claude.

Dalam kerja sama tersebut, Anthropic akan menggunakan data center cloud milik CoreWeave untuk menjalankan berbagai kebutuhan komputasi AI. Penggunaan layanan ini diperkirakan akan terus meningkat seiring melonjaknya permintaan teknologi AI.

Sebelumnya, CoreWeave juga berhasil memperoleh pendanaan jumbo senilai US$8,5 miliar yang dipimpin oleh Meta Platforms. Pendanaan ini cukup menarik karena dijamin berdasarkan kapasitas komputasi yang telah digunakan dan proyeksi arus kas, berbeda dengan model pembiayaan perusahaan miner kripto yang biasanya bergantung pada perangkat GPU.

Sementara itu, Nebius juga memperkuat bisnisnya sebagai penyedia layanan cloud AI. Perusahaan menawarkan platform AI cloud sebagai alternatif dari pemain cloud besar dan mendapat keuntungan dari meningkatnya kebutuhan komputasi untuk melatih model AI canggih.

Melihat permintaan yang terus tumbuh, CoreWeave bahkan menaikkan target belanja modal (capital expenditure) tahun 2026 menjadi US$31 miliar untuk memperluas kapasitas komputasi.

Perusahaan Mining Kripto Mulai Tertekan

Di saat sektor AI semakin berkembang pesat, beberapa perusahaan yang masih fokus pada penambangan kripto menghadapi tekanan operasional dan keuangan.

Salah satunya adalah Canaan, perusahaan penambang Bitcoin yang juga terdaftar di Nasdaq. Pada Mei, Canaan berhasil mencatat efisiensi operasional terbaik dengan tingkat konsumsi energi 17,9 joules per terahash, atau meningkat 11% dibandingkan tahun lalu.

Perusahaan tersebut juga berhasil menambang 90 Bitcoin dalam sebulan dan meningkatkan cadangan aset digitalnya menjadi sekitar 1.867 BTC dan 3.952 ETH.

Namun dari sisi keuangan, performa perusahaan masih tertekan. Pendapatan kuartal pertama tercatat US$62,7 juta, turun tajam dari US$196,3 juta pada kuartal sebelumnya. Canaan juga membukukan kerugian bersih sebesar US$88,7 juta.

Selain itu, perusahaan kembali menerima peringatan dari Nasdaq karena harga sahamnya masih berada di bawah batas minimum US$1, dengan tenggat hingga 13 Juli 2026 untuk kembali memenuhi aturan bursa.

Miner Crypto Mulai Beralih ke AI

Menurut proyeksi industri, perusahaan penambangan kripto yang terdaftar di bursa diperkirakan bisa memperoleh hingga 70% pendapatan dari bisnis AI pada akhir 2026, meningkat dari sekitar 30% saat ini.

Beberapa perusahaan bahkan mulai menjual sebagian cadangan Bitcoin mereka untuk mendanai pembangunan data center dan infrastruktur komputasi berperforma tinggi guna masuk ke bisnis AI.

Masuknya CoreWeave dan Nebius ke Nasdaq 100 menunjukkan bahwa perhatian investor kini semakin terfokus pada perusahaan yang menyediakan cloud computing, data center AI, dan infrastruktur komputasi, sementara sektor mining kripto terus mencari strategi baru untuk bertahan di tengah perubahan tren pasar.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023