Harga Bitcoin Sempat Menyentuh Level di Bawah US$62.000, Likuidasi Long Kripto Sentuh US$1,5 Miliar

Berita Crypto , Thursday, 04 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Bitcoin sempat anjlok ke bawah level US$62.000 pada Kamis pagi waktu Hong Kong. Penurunan ini memicu gelombang likuidasi posisi leverage di pasar kripto yang mencapai lebih dari US$1,5 miliar dalam 24 jam terakhir, seiring aksi jual paksa yang mempercepat koreksi terdalam pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data CoinGlass, lebih dari 208.000 trader kripto mengalami likuidasi. Bitcoin mencatat likuidasi terbesar dengan nilai lebih dari US$800 juta, sementara Ethereum (ETH) menyumbang sekitar US$386 juta.

Gelombang likuidasi tersebut terjadi di tengah melemahnya permintaan dari investor institusi. Data SoSoValue menunjukkan investor telah menarik sekitar US$1 miliar dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat sepanjang pekan ini, sehingga memperpanjang rekor arus keluar bersih (net outflow) dari produk investasi tersebut.

Dalam laporan yang dirilis Kamis, Presto Research menilai pelemahan Bitcoin kemungkinan lebih mencerminkan persaingan dalam memperebutkan alokasi dana investor dibandingkan adanya katalis negatif yang secara khusus berasal dari industri kripto.

Menurut Presto, beberapa koreksi besar Bitcoin sepanjang tahun ini terjadi bersamaan dengan reli harga emas dan saham-saham kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut muncul ketika investor mulai mengurangi ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

Apabila pola tersebut terus berlanjut, pemulihan harga Bitcoin diperkirakan tidak hanya bergantung pada perkembangan pasar kripto. Presto menilai meredanya kekhawatiran inflasi serta kembalinya minat investor terhadap aset berisiko dapat menjadi faktor penting yang mendukung kenaikan harga Bitcoin ke depan.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023