Pajak Keuntungan Investasi Bitcoin Jadi Sorotan, Strive Siapkan Peta Jalan Penghapusan
CEO Strive Dukung Penghapusan Pajak Capital Gain Bitcoin di AS
Matthew Cole, CEO Strive Asset Management, menyatakan dukungannya terhadap penghapusan pajak capital gain Bitcoin di Amerika Serikat. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap penggunaan Bitcoin dalam transaksi sehari-hari.
Pernyataan itu muncul setelah seorang pengguna X menulis bahwa menghapus pajak capital gain Bitcoin adalah langkah paling penting untuk mendorong adopsi Bitcoin. Pengguna tersebut berpendapat bahwa tanpa pajak capital gain, masyarakat akan lebih terdorong menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran, bukan hanya sebagai aset spekulatif.
Menanggapi hal tersebut, Cole mengatakan bahwa dirinya setuju. Ia juga mengungkapkan bahwa Strive saat ini secara aktif berkomunikasi dengan para pembuat kebijakan di Washington, D.C. untuk mendorong terwujudnya kebijakan tersebut.
Selain itu, Cole menjelaskan bahwa Strive turut mengarahkan sumber daya perusahaan untuk mendukung inisiatif tersebut melalui Bitcoin Policy Institute.
Meski mendukung gagasan tersebut, Cole mengakui bahwa proses penghapusan pajak capital gain Bitcoin kemungkinan membutuhkan waktu yang tidak singkat.
“Saya memperkirakan proses untuk mewujudkan hal ini akan memakan waktu lama, tetapi kami tidak akan menyerah sampai berhasil,” tulisnya.
Sementara itu, Strive juga terus meningkatkan akumulasi Bitcoin. Pekan lalu, perusahaan tersebut membeli Bitcoin senilai US$185 juta.
Kongres AS Bahas Regulasi Pajak Aset Digital
Diskusi mengenai pajak Bitcoin muncul di tengah upaya pemerintah AS untuk memperbarui regulasi perpajakan aset digital. Pada Selasa, 9 Juni, Komite House Ways and Means DPR AS dijadwalkan menggelar sidang terkait perlakuan pajak untuk Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Menjelang sidang tersebut, komite telah merilis tujuh draf pembahasan yang mencakup berbagai aspek perpajakan aset digital.
Beberapa topik yang dibahas meliputi stablecoin, imbal hasil staking, pendapatan dari aktivitas mining, serta kewajiban pelaporan transaksi aset digital.
Sejumlah usulan juga bertujuan untuk menyederhanakan aturan bagi investor kripto. Selain itu, pembahasan mencakup upaya menghadirkan pedoman yang lebih jelas terkait staking dan mining.
Ada pula wacana penerapan pengecualian de minimis, yaitu aturan yang membebaskan transaksi bernilai kecil dari kewajiban pelaporan pajak.
Selama ini, berbagai kelompok industri kripto mengkritik sistem perpajakan yang dianggap rumit dan sulit diterapkan dalam penggunaan aset digital sehari-hari. Pasalnya, banyak transaksi kripto dapat memicu kewajiban pajak meskipun nilainya relatif kecil.
Sebelumnya, anggota Kongres AS telah memperkenalkan Digital Asset PARITY Act, yang mengusulkan ambang batas pelaporan sebesar US$200 untuk transaksi stablecoin. Namun, usulan tersebut belum mencakup pembayaran menggunakan Bitcoin.
CEO Digital Chamber, Cody Carbone, menegaskan bahwa kejelasan regulasi perpajakan aset digital sangat penting bagi perkembangan industri kripto.
“Kebutuhan akan kejelasan aturan pajak aset digital sangatlah penting,” ujar Carbone.