Volume Trading Kripto Sentuh Level Terendah dalam 2 Tahun, Apakah Reli Akan Segera Dimulai?

Berita Crypto , Friday, 12 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Volume Trading Kripto Turun ke Level Terendah 2 Tahun, Apakah Reli Pasar Akan Segera Dimulai?

Data on-chain terbaru menunjukkan aktivitas perdagangan aset kripto turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir, menandakan banyak investor mulai mengurangi aktivitas mereka di pasar.

Berdasarkan laporan firma analitik blockchain Santiment, volume perdagangan berbagai aset kripto utama terus mengalami penurunan sejak mencapai puncaknya pada pertengahan 2025. Volume trading sendiri merupakan indikator yang mengukur total aktivitas jual beli aset kripto di berbagai bursa.

Penurunan volume biasanya menunjukkan semakin sedikit investor yang aktif melakukan transaksi, yang berarti minat pasar sedang melemah. Santiment menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, serta likuidasi besar yang membuat pelaku pasar cenderung menunggu.

Meski terlihat sebagai sinyal negatif, kondisi ini belum tentu sepenuhnya bearish. Secara historis, Santiment menjelaskan bahwa beberapa fase pemulihan terbesar di pasar kripto justru terjadi saat volume perdagangan dan partisipasi investor berada di level rendah.

Menariknya, meskipun aktivitas trading menurun, adopsi kripto justru terus meningkat. Data Santiment menunjukkan jumlah wallet yang menyimpan aset kripto terus bertambah di berbagai jaringan blockchain utama.

Ethereum (ETH) menjadi aset dengan pertumbuhan adopsi paling kuat, dengan sekitar 195 juta wallet holder saat ini. Meski performa harga ETH belakangan dianggap kurang optimal, jumlah pengguna jaringannya tetap menunjukkan tren kenaikan.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di kisaran US$62.700, naik sekitar 1,8% dalam 24 jam terakhir.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023