Harga Dogecoin Tertekan setelah ETF DOGE Mencatat Arus Keluar Terbesar Kedua Sepanjang Sejarah

Dogecoin , Friday, 03 July 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Harga Dogecoin (DOGE) naik 2,2% pada 3 Juli dan diperdagangkan di level US$0,074 saat artikel ini ditulis, dengan volume perdagangan mencapai US$706 juta. Kenaikan tersebut terjadi meski ETF spot DOGE mencatat arus keluar (outflow) sebesar US$871.000 pada 2 Juli, setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya menerima royalti senilai US$635 juta dari meme coin TRUMP.

Investor Institusi Kurangi Eksposur ke Dogecoin Usai Pengungkapan Royalti Meme Coin Trump

Berdasarkan data SoSoValue, ETF spot Dogecoin mencatat arus keluar sebesar US$871.000 pada 2 Juli. Angka ini menjadi outflow terbesar sejak Desember 2024 dan terbesar kedua sejak ETF tersebut mulai diperdagangkan pada November 2025.

Arus keluar dari ETF umumnya mengindikasikan bahwa investor institusi mulai melepas kepemilikan mereka. Kondisi ini terjadi setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa ia menerima royalti sebesar US$635 juta dari meme coin TRUMP yang diluncurkan pada Januari 2025.

Pengungkapan tersebut memicu kekhawatiran bahwa regulator dapat memperketat pengawasan terhadap meme coin untuk melindungi investor. Pasalnya, banyak investor yang membeli token TRUMP pada 2025 mengalami kerugian besar setelah harganya anjlok sekitar 97% dari puncaknya di level US$75 pada Januari 2025.

Selain itu, peluang disahkannya CLARITY Act pada tahun ini turun menjadi 39%, setelah Senator Elizabeth Warren menyatakan bahwa Trump dan keluarganya harus dicegah mengambil keuntungan dari industri kripto.

Harga Dogecoin Pulih Meski ETF Mencatat Outflow

Meski ETF Dogecoin mengalami arus keluar, harga DOGE tetap menunjukkan pemulihan. Sentimen positif di pasar kripto secara keseluruhan masih menarik minat investor ritel.

Harga DOGE naik dari US$0,069 pada 30 Juni menjadi US$0,075 pada 3 Juli. Kenaikan ini membentuk pola U-shaped recovery (pemulihan berbentuk huruf U), yang umumnya dipandang sebagai sinyal bahwa tren bullish mulai menguat.

DOGE perlu menembus level resistensi di US$0,076 untuk mengonfirmasi prospek kenaikan jangka panjang yang ditunjukkan oleh pola rounded bottom tersebut.

Apabila DOGE berhasil menembus US$0,076 dan ditutup di atas level tersebut selama tiga hari berturut-turut, harganya berpotensi naik sekitar 9% menuju US$0,083.

Sementara itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang berada di level 0,16 menunjukkan tekanan beli masih lebih besar dibandingkan tekanan jual, sehingga mendukung potensi kenaikan menuju target US$0,083.

Namun, indikator Average Directional Index (ADX) yang terus melemah mengindikasikan bahwa momentum tren naik mulai berkurang. Jika arus keluar dari ETF Dogecoin berlanjut dan investor ritel mulai merealisasikan keuntungan, harga DOGE berpotensi turun kembali ke level US$0,069.

Funding Rate Naik, Posisi Long Semakin Dominan

Di sisi lain, funding rate Dogecoin naik menjadi 0,0098%, menandakan semakin banyak trader yang membuka posisi long meski ETF masih mencatat arus keluar.

Funding rate tersebut merupakan yang tertinggi sejak 15 April, menunjukkan permintaan terhadap posisi long berada di level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Selain itu, open interest Dogecoin juga meningkat dari US$941 juta pada 28 Juni menjadi sekitar US$1,04 miliar pada 3 Juli. Kenaikan open interest yang terjadi bersamaan dengan penguatan harga menunjukkan bahwa pelaku pasar masih optimistis harga Dogecoin akan terus naik seiring pulihnya pasar kripto secara keseluruhan.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023