ONDO Melonjak 17% Setelah Kemitraan dengan DTCC Perluas Jangkauan Tokenisasi Saham

Berita Crypto , Tuesday, 21 July 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

ONDO Melonjak 17% Setelah Terintegrasi dengan DTCC, Minat terhadap RWA Kembali Menguat

ONDO, token asli dari Ondo Finance, melonjak lebih dari 17% setelah perusahaan mengintegrasikan produk aset dunia nyata (real-world assets/RWA) dengan Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), penyedia infrastruktur kliring dan penyelesaian transaksi sekuritas terbesar di Amerika Serikat.

Harga ONDO naik dari sekitar US$0,34 ke hampir US$0,39, memperpanjang penguatan dalam sepekan terakhir seiring meningkatnya minat investor terhadap proyek yang menghubungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.

Integrasi DTCC Dukung Peluncuran Saham Tokenisasi

Ondo Finance mengumumkan bahwa produk CRCLon dan SPYon kini terhubung dengan tokenized entitlements yang diterbitkan melalui DTCC Tokenization Service.

Instrumen tokenisasi tersebut mewakili saham Circle dan SPDR S&P 500 ETF, sehingga memungkinkan investor mengakses aset keuangan tradisional dalam bentuk token di blockchain.

Menurut DTCC, aset yang ditokenisasi melalui layanannya tetap memiliki hak dan perlindungan yang sama seperti sekuritas konvensional. Integrasi ini juga memastikan saham tokenisasi yang didukung Ondo menggunakan kode CUSIP dan simbol perdagangan resmi, sehingga lebih mudah diadopsi oleh investor institusi.

DTCC berencana meluncurkan layanan tokenisasi ini secara lebih luas pada Oktober 2026, setelah sebelumnya diuji oleh lebih dari 50 institusi keuangan.

Aktivitas On-Chain Ikut Meningkat

Platform analitik blockchain Santiment mencatat bahwa kenaikan harga ONDO juga diikuti oleh peningkatan aktivitas on-chain, menunjukkan bahwa reli kali ini didukung oleh pertumbuhan penggunaan jaringan, bukan sekadar sentimen pasar.

Santiment menyebut ONDO naik sekitar 18% setelah meluncurkan produk saham tokenisasi yang didukung DTCC dan mengumumkan kemitraan baru dengan SBI. Harga token meningkat dari sekitar US$0,31 menjadi US$0,37 pada periode 14–16 Juli.

Perluas Distribusi Lewat Robinhood Chain

Ondo Finance juga memperluas jangkauan ekosistemnya melalui peluncuran Robinhood Chain pada Juli.

Jaringan berbasis Arbitrum ini memungkinkan pengguna Robinhood mengakses saham tokenisasi dan berbagai produk keuangan terdesentralisasi (DeFi), sehingga berpotensi mendorong adopsi aset tokenisasi di pasar yang lebih luas.

Analisis Harga ONDO

Secara teknikal, ONDO telah menembus beberapa level Exponential Moving Average (EMA) penting, yakni EMA 20 hari, 50 hari, 100 hari, hingga EMA 200 hari. Kondisi ini menunjukkan momentum mulai berpihak kepada pembeli.

Jika harga mampu bertahan dan ditutup di atas US$0,40, ONDO berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area US$0,43–US$0,45. Level resistensi berikutnya berada di sekitar US$0,48 dan US$0,70.

Meski demikian, indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik empat jam telah mencapai sekitar 75, yang mengindikasikan kondisi overbought. Hal ini meningkatkan peluang terjadinya konsolidasi atau koreksi jangka pendek.

Di sisi bawah, area US$0,37–US$0,38 menjadi level support terdekat. Jika zona ini mampu dipertahankan, tren kenaikan ONDO diperkirakan tetap berlanjut. Namun, apabila harga turun di bawah US$0,37, ONDO berpotensi menguji kembali area support kuat di sekitar US$0,34.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023