Regulasi Kripto di AS Berpotensi Berubah, SEC Siapkan Skema Pengecualian Selama Empat Tahun

Berita Crypto , Wednesday, 08 July 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

SEC AS Siapkan Aturan Kripto Baru, Proyek Tahap Awal Berpotensi Dapat Pengecualian Regulasi

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) dikabarkan tengah menyiapkan proposal regulasi kripto resmi pertamanya yang akan dirilis pada Juli sebagai bagian dari agenda 2026. Dipimpin oleh Ketua SEC, Paul Atkins, rancangan aturan yang disebut “Regulation Crypto” ini bertujuan memberikan pengecualian bersyarat dari kewajiban pendaftaran sekuritas bagi proyek kripto tahap awal, menandai perubahan besar dalam pendekatan regulator terhadap aset digital.

Safe Harbor Selama Empat Tahun

Berdasarkan proposal tersebut, proyek kripto yang masih berada pada tahap awal dapat beroperasi tanpa harus mendaftarkan tokennya sebagai sekuritas selama maksimal empat tahun, selama infrastruktur jaringannya belum dianggap matang.

Dalam periode tersebut, perusahaan diperbolehkan menghimpun dana hingga US$5 juta per tahun. Selain itu, aturan ini juga mengusulkan pengecualian lain yang memungkinkan proyek mengumpulkan dana hingga US$75 juta melalui kontrak investasi yang terkait dengan aset kripto tertentu.

Paul Atkins menegaskan dalam DC Blockchain Summit pada 17 Maret bahwa skema ini dirancang khusus untuk mendukung proyek-proyek kripto yang masih berkembang. Menurut rancangan tersebut, apabila penerbit token berhasil memenuhi komitmen tata kelola (governance) yang dijanjikan kepada pemegang token, maka token tersebut dapat tidak lagi diklasifikasikan sebagai sekuritas.

Peran Kongres AS Akan Menentukan

Meski demikian, penerapan aturan ini sebagai kerangka regulasi jangka panjang tidak hanya bergantung pada SEC. Peran Kongres AS diperkirakan akan sangat menentukan.

Salah satu regulasi yang menjadi sorotan adalah CLARITY Act, yang membagi kewenangan pengawasan industri kripto antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). RUU tersebut telah disahkan oleh DPR AS pada 17 Juli 2025 dan kemudian disetujui oleh Komite Perbankan Senat dengan hasil pemungutan suara 15 berbanding 9 pada 14 Mei 2026.

Agar peluang pengesahan RUU tersebut tetap terbuka, proses legislasi perlu terus berlanjut sebelum Agustus 2026.

Respons Industri Masih Terbelah

Pelaku industri kripto masih memiliki pandangan yang berbeda terhadap proposal ini.

Citadel Securities menilai rezim pengecualian seperti yang diusulkan SEC berpotensi mengurangi perlindungan investor dan melemahkan pengawasan pasar. Karena itu, perusahaan tersebut lebih mendukung proses penyusunan regulasi melalui mekanisme formal yang selama ini diterapkan.

Sebaliknya, Blockchain Association menyatakan bahwa SEC sebelumnya juga pernah memberikan pengecualian serupa. Hal ini menunjukkan bahwa penyusunan aturan melalui proses regulasi konvensional bukan satu-satunya cara untuk menciptakan kepastian hukum bagi industri kripto.

Selain proposal tersebut, agenda SEC juga mencakup penyusunan regulasi terpisah untuk bursa kripto dan broker-dealer. SEC juga dikabarkan berencana menandatangani nota kesepahaman dengan CFTC guna memperkuat koordinasi pengawasan serta menciptakan regulasi yang lebih terintegrasi bagi pasar aset digital.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023