Saham Shopify (SHOP) Naik setelah Jefferies Naikkan Rekomendasi menjadi Buy
Saham Shopify (NASDAQ: SHOP) naik sekitar 2,4% dalam perdagangan premarket pada Senin ke level US$125,48 setelah Jefferies menaikkan rekomendasi saham tersebut dari Hold menjadi Buy. Perusahaan investasi itu juga menaikkan target harga saham Shopify dari US$140 menjadi US$160, yang mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 31% dari harga saat ini.
Analis Jefferies, Samad Samana, mengatakan peningkatan rekomendasi tersebut didasarkan pada data yang menunjukkan bahwa Gross Merchandise Volume (GMV) Shopify pada kuartal II tumbuh lebih cepat dibandingkan ekspektasi Wall Street. Shopify dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal II 2026 pada 5 Agustus 2026, dan Jefferies meyakini perusahaan berpeluang melampaui proyeksi para analis.
Jefferies juga menilai strategi baru ekosistem mitra Shopify akan menjadi pendorong pertumbuhan dalam waktu dekat. Perubahan tersebut dirancang untuk mendorong mitra memperoleh lebih banyak pelanggan dari kalangan perusahaan besar sekaligus meningkatkan retensi pelanggan. Menurut Jefferies, strategi ini dapat mempercepat pertumbuhan pendapatan sekaligus menekan biaya penjualan dan pemasaran, sehingga membantu meningkatkan margin keuntungan.
Di sisi lain, Jefferies melihat Shopify berada pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam sektor e-commerce. Perusahaan dinilai memiliki infrastruktur yang memungkinkan para merchant memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen.
Jefferies juga menilai kenaikan tarif langganan berpotensi menjadi katalis pertumbuhan pendapatan pada 2027. Shopify terakhir menaikkan harga paket langganan standar pada 2023 dan menaikkan tarif Shopify Plus pada 2024. Sejak saat itu, perusahaan telah menghadirkan berbagai fitur baru, termasuk asisten berbasis AI Sidekick, tanpa kembali menaikkan harga. Kondisi ini dinilai memberi ruang bagi Shopify untuk melakukan penyesuaian tarif di masa mendatang.
Optimisme terhadap Shopify tidak hanya datang dari Jefferies. Pekan lalu, Stifel juga menaikkan rekomendasi saham SHOP dari Hold menjadi Buy serta menaikkan target harga dari US$110 menjadi US$150. Stifel memperkirakan Shopify akan terus memperluas pangsa pasar, memperkuat segmen enterprise, meningkatkan ekspansi internasional, serta mendorong pertumbuhan bisnis pemrosesan pembayaran.
Stifel juga menilai Shopify berpeluang mencatatkan pertumbuhan pendapatan di atas 30% pada 2026 dan menganggap pelemahan harga saham belakangan ini sebagai peluang akumulasi bagi investor.
Secara keseluruhan, sentimen analis Wall Street terhadap Shopify masih positif. Dari seluruh analis yang meliput saham ini, 23 memberikan rekomendasi Buy, sementara dua analis mempertahankan rekomendasi Hold. Rata-rata target harga analis berada di US$158,37, yang mencerminkan potensi kenaikan sekitar 29% dari level harga saat ini.
Pada perdagangan premarket Senin, 13 Juli, saham Shopify diperdagangkan di kisaran US$125,48.