Circle Perkenalkan Teknologi AI Agent yang Mampu Mengelola Wallet dan Mengirim USDC Secara Otomatis

Artifical Intellegence , Wednesday, 17 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

AI Agent Kini Bisa Bertransaksi Sendiri Pakai USDC, Circle Tunjukkan Masa Depan Ekonomi Berbasis AI

Sebuah AI agent baru saja menunjukkan kemampuan canggih dengan masuk ke sebuah toko digital, membeli nomor telepon, menelepon seseorang, memberikan analisis pasar, lalu membayar seluruh biaya transaksinya sendiri. Menariknya, tidak ada campur tangan manusia sama sekali dalam proses tersebut.

Semua aktivitas itu berjalan menggunakan USDC melalui teknologi terbaru milik Circle bernama Agent Stack. Demo ini menjadi salah satu gambaran paling jelas tentang bagaimana konsep agentic economy atau ekonomi yang dijalankan AI secara mandiri dapat bekerja di dunia nyata.

Dalam demonstrasi tersebut, AI agent membeli nomor telepon seharga 5 USDC, kemudian melakukan panggilan suara untuk menyampaikan analisis pasar, lalu membayar biaya panggilan sebesar 0,133 USDC. Dengan kata lain, software berbasis AI itu mampu mengelola wallet digital, menentukan layanan yang dibutuhkan, membeli layanan, hingga menyelesaikan pembayaran secara otomatis langsung di blockchain.

Mengenal Agent Stack Milik Circle

Circle resmi meluncurkan Agent Stack pada 11 Mei 2026. Infrastruktur ini dibangun dengan tiga komponen utama, yakni Agent Wallet yang dapat diprogram, sistem Nanopayments tanpa biaya gas, serta Agent Marketplace tempat AI agent mencari dan bertransaksi dengan berbagai layanan digital.

Fitur Nanopayments menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Sistem ini mendukung transaksi USDC dengan nominal sangat kecil hingga 0,000001 USDC atau enam angka di belakang koma.

Teknologi ini dirancang untuk mendukung aktivitas AI agent yang membutuhkan transaksi kecil dalam frekuensi tinggi, seperti ribuan panggilan API, pencarian data, atau penggunaan layanan digital lain yang hanya memerlukan biaya sepersekian sen.

Di balik sistem pembayaran tersebut terdapat protokol terbuka bernama x402, yang memungkinkan AI agent melakukan pembayaran instan menggunakan USDC tanpa perlu persetujuan atau otorisasi manusia. Protokol ini pada dasarnya menjadikan USDC sebagai lapisan settlement utama untuk transaksi antar mesin atau machine-to-machine commerce.

USDC Dominasi Transaksi AI Agent

Data menunjukkan adopsi teknologi ini terus berkembang pesat. Dalam periode Maret 2025 hingga Maret 2026, tercatat lebih dari 400.000 AI agent menggunakan USDC untuk melakukan pembelian on-chain.

Selama periode itu, AI agent telah menyelesaikan sekitar 140 juta transaksi dengan total nilai mencapai US$43 juta.

Rata-rata nilai transaksi tercatat sekitar US$0,31 per transaksi. Ini menunjukkan mayoritas pembayaran yang dilakukan AI agent berupa microtransaction, yakni pembayaran bernilai kecil untuk layanan digital tertentu yang hanya efisien jika menggunakan jaringan dengan biaya transaksi sangat rendah.

Yang lebih menarik, sekitar 98,6% dari seluruh transaksi AI agent dalam sembilan bulan hingga Maret 2026 diselesaikan menggunakan USDC.

Artinya, dibandingkan Bitcoin, Ethereum, maupun token DeFi lainnya, USDC kini mulai menjadi mata uang utama dalam ekosistem perdagangan otomatis yang dijalankan oleh AI agent di blockchain.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023