LUNC Lampaui Kinerja Bitcoin, Akankah Tren Penguatannya Berlanjut?

Berita Crypto , Saturday, 27 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Terra Luna Classic (LUNC) kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar aset kripto dengan kenaikan harga tertinggi di pasar. Dalam 24 jam terakhir, LUNC mencatat kenaikan dua digit, meski Bitcoin (BTC) dan sebagian besar aset kripto lainnya mengalami tekanan.

Kenaikan LUNC sebenarnya bukan hal baru. Pada 14 Juni lalu, AMBCrypto melaporkan bahwa altcoin ini sempat melonjak hingga 34%, sementara pasar altcoin secara keseluruhan hanya membukukan kenaikan sekitar 6%.

Reli terbaru tersebut memunculkan pertanyaan apakah LUNC mampu mempertahankan tren penguatannya. Kenaikan harga yang dibarengi dengan lonjakan volume perdagangan biasanya menjadi sinyal bahwa momentum bullish masih cukup kuat.

Minat Investor Ritel Mulai Melemah

Meski harga LUNC terus menguat, sejumlah indikator fundamental justru menunjukkan sinyal peringatan, terutama dari sisi minat investor ritel.

Salah satunya terlihat dari Google Search Trends, yang sering dijadikan indikator untuk mengukur tingkat perhatian investor ritel terhadap suatu aset kripto. Saat artikel ini ditulis, skor pencarian LUNC turun ke kisaran 21, level terendah sejak awal Mei. Sebagai perbandingan, pada awal Mei lalu skor tersebut sempat mencapai 95.

Secara umum, tingginya pencarian menunjukkan meningkatnya rasa ingin tahu investor yang sering kali diikuti masuknya aliran dana ke aset tersebut. Sebaliknya, penurunan pencarian mengindikasikan minat investor mulai berkurang.

Gambaran serupa juga terlihat dari Community Sentiment, yaitu indikator yang mengukur pandangan investor melalui suara bullish dan bearish. Persentase investor yang bersikap bullish terhadap LUNC turun sekitar 5% menjadi 73%.

Penurunan pada kedua indikator tersebut meningkatkan risiko bahwa harga LUNC dapat mengalami koreksi dalam waktu dekat.

Arus Keluar Dana Terlihat di Pasar Spot dan Perpetual

Selain sentimen yang melemah, pergerakan dana di pasar spot dan pasar perpetual juga menunjukkan tanda yang kurang positif.

Data menunjukkan investor mulai menarik dananya dari pasar spot LUNC. Tren arus keluar ini telah berlangsung selama tiga hari terakhir, bahkan sebelum reli terbaru dimulai. Dalam periode tersebut, tercatat arus keluar bersih sekitar US$260.000, sementara dalam 24 jam terakhir saja outflow mencapai sekitar US$620.000.

Pasar perpetual juga menunjukkan kondisi serupa. Modal yang beredar di pasar derivatif LUNC terus menyusut, menandakan para trader mulai mengurangi eksposur karena memperkirakan volatilitas harga masih tinggi.

Penurunan modal di pasar perpetual bahkan lebih besar. Dalam periode 24 jam, tiga hari, tujuh hari hingga 10 hari terakhir, total arus keluar dana tercatat mencapai sekitar US$2,05 juta.

Berkurangnya modal di pasar perpetual yang disertai aksi jual di pasar spot membuat LUNC kehilangan dukungan yang cukup untuk melanjutkan kenaikan harga. Jika tren ini berlanjut, reli LUNC berpotensi melemah atau mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023