T. Rowe Price Raih Persetujuan SEC untuk Luncurkan ETF Kripto Berbasis BTC, ETH, dan XRP

Berita Crypto , Sunday, 14 June 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) resmi menyetujui ETF kripto terbaru milik T. Rowe Price pada 12 Juni. Persetujuan ini memungkinkan produk tersebut untuk diperdagangkan di bursa NYSE Arca sesuai aturan produk investasi berbasis komoditas.

ETF ini menawarkan akses investasi ke beberapa aset kripto dalam satu produk, tidak hanya terbatas pada Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH). Berdasarkan dokumen pengajuan, dana investasi ini ditujukan untuk pertumbuhan jangka panjang dengan berinvestasi pada sejumlah aset kripto yang dipilih oleh pengelola dana. Meski sudah mendapat persetujuan SEC, jadwal peluncuran resminya masih menunggu proses dari penerbit.

Cara kerja ETF kripto ini

Produk bernama T. Rowe Price Active Crypto ETF ini akan menggunakan FTSE Crypto US Listed Index sebagai acuan utama. Namun, berbeda dengan ETF biasa yang mengikuti indeks secara pasif, ETF ini dikelola secara aktif dengan target menghasilkan performa lebih baik dari indeks tersebut.

Dalam kondisi pasar normal, ETF diperkirakan akan memegang sekitar 5 hingga 15 aset kripto, meski jumlah tersebut bisa berubah mengikuti kondisi pasar.

Karena menggunakan strategi aktif, NYSE Arca menerapkan aturan tambahan, termasuk pembatasan tertentu bagi staf sponsor yang terafiliasi dengan broker-dealer serta kewajiban transparansi terkait portofolio. Perdagangan ETF juga dapat dihentikan sementara jika informasi portofolio tidak dibagikan secara merata ke seluruh pelaku pasar.

BTC, XRP hingga SHIB masuk daftar aset

ETF ini dapat berinvestasi pada berbagai aset kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, Cardano (ADA), Avalanche (AVAX), Litecoin (LTC), Polkadot (DOT), Dogecoin (DOGE), Chainlink (LINK), Stellar (XLM), Hedera (HBAR), Bitcoin Cash (BCH), Shiba Inu (SHIB), hingga Sui (SUI).

Selain aset kripto, dana ini juga dapat menyimpan kas, aset setara kas, dan beberapa stablecoin untuk kebutuhan operasional.

Masuknya Dogecoin dan Shiba Inu membuat ETF ini lebih luas dibanding banyak ETF kripto sebelumnya di Amerika Serikat, yang selama ini umumnya hanya berfokus pada Bitcoin spot dan Ethereum spot.

Produk ini memberi investor akses yang lebih beragam terhadap altcoin berkapitalisasi besar hingga meme coin dalam satu instrumen investasi yang teregulasi.

Sebelumnya, T. Rowe Price juga telah memasukkan XRP bersama Bitcoin, Ethereum, dan Solana dalam dokumen pengajuan yang diperbarui, menunjukkan strategi ekspansi yang lebih agresif di sektor aset digital.

Permintaan ETF kripto masih beragam

Persetujuan ini datang di tengah meningkatnya pengajuan ETF kripto baru di pasar. Baru-baru ini, BlackRock juga mengajukan dokumen untuk produk iShares Bitcoin Premium Income ETF, yang membuat produk tersebut semakin dekat menuju peluncuran di Nasdaq.

Meski begitu, minat investor terhadap ETF kripto masih menunjukkan arah yang beragam. Data terbaru menunjukkan produk investasi berbasis XRP mencatat arus masuk dana sekitar US$10,68 juta pada pekan yang berakhir 12 Juni.

Di sisi lain, produk ETF berbasis Bitcoin dan Ethereum justru mencatat arus keluar dana (outflow). Sebelumnya, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat tercatat mengalami 13 hari perdagangan berturut-turut dengan net outflow sepanjang periode 15 Mei hingga 3 Juni, menandakan sentimen pasar masih belum sepenuhnya stabil.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023