EthSystems Resmi Diluncurkan, Hadirkan Solusi Privasi untuk Institusi di Jaringan Ethereum
EthSystems, perusahaan yang didirikan oleh mantan pemimpin Institutional Privacy Task Force di Ethereum Foundation, resmi diluncurkan pada 14 Juli. Perusahaan ini didukung oleh Bitmine (NYSE: BMNR), Sharplink (Nasdaq: SBET), salah satu pendiri Ethereum Joe Lubin, serta sejumlah pelaku ekosistem Ethereum.
EthSystems mengembangkan teknologi privasi yang memungkinkan bank, manajer aset, dan institusi keuangan teregulasi melakukan transaksi di blockchain Ethereum tanpa mengungkapkan detail transaksi maupun identitas klien. Solusi ini bertujuan mendukung adopsi Ethereum oleh institusi dengan tetap memenuhi standar privasi dan kepatuhan terhadap regulasi.
Peluncuran EthSystems menjadi spin-off ketiga dari Ethereum Foundation dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Ethereum Institutional berdiri sebagai organisasi nirlaba yang fokus mendorong keterlibatan institusi dan pengembangan pasar Ethereum. Sementara itu, Ethlabs berfokus pada pengembangan protokol inti Ethereum. Berbeda dengan keduanya, EthSystems berfokus pada penerapan teknologi privasi yang siap digunakan oleh institusi.
Meski baru resmi diluncurkan, EthSystems telah mengembangkan berbagai proyek open-source selama sekitar satu tahun. Teknologi yang tersedia meliputi transfer aset secara privat, obligasi digital privat, penyelesaian transaksi rahasia (confidential settlement), serta sistem identitas digital yang tetap menjaga kerahasiaan pengguna.
Tim pendirinya, yaitu Mo Jalil, Oskar Thorén, dan Aaryamann Challani, sebelumnya memimpin Institutional Privacy Task Force di Ethereum Foundation. Dalam peran tersebut, mereka bekerja sama dengan bank sentral, regulator, dan lembaga keuangan global untuk mengembangkan solusi privasi berbasis Ethereum.
Peluncuran ini mencerminkan meningkatnya adopsi Ethereum oleh institusi. Penggunaan stablecoin dan aset dunia nyata yang ditokenisasi (tokenized real-world assets/RWA) di jaringan Ethereum terus berkembang. Namun, adopsi dalam skala besar membutuhkan infrastruktur yang mampu menjaga kerahasiaan data sekaligus memenuhi standar keamanan dan kepatuhan. Bank dan manajer aset dinilai tidak akan memindahkan proses penyelesaian transaksi (settlement) maupun pengelolaan agunan (collateral management) ke blockchain tanpa jaminan bahwa informasi sensitif mereka tetap terlindungi.
Salah satu pendiri Ethereum sekaligus CEO Consensys, Joe Lubin, mengatakan tim EthSystems memahami perbedaan antara privasi yang sesungguhnya dan sistem berizin (permissioned systems) yang hanya menambahkan lapisan pembatasan akses. Ia juga mengapresiasi komitmen perusahaan untuk merilis teknologinya secara open-source, sehingga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh seluruh ekosistem Ethereum.
Bitmine, yang tengah membangun strategi sebagai perusahaan treasury Ethereum melalui staking dan layanan DeFi, menilai infrastruktur privasi merupakan fondasi penting bagi adopsi blockchain oleh institusi. Chairman Bitmine, Tom Lee, bahkan menyebut aset institusional bernilai hingga US$100 triliun tidak akan bermigrasi ke blockchain tanpa dukungan teknologi privasi yang memadai.
Ke depan, tantangan utama EthSystems adalah mengubah hubungan riset yang telah dibangun dengan bank sentral dan regulator menjadi implementasi nyata di institusi keuangan. Keberhasilan langkah tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah Ethereum dapat berkembang sebagai lapisan penyelesaian transaksi (settlement layer) untuk keuangan institusional, atau tetap didominasi oleh aktivitas investor ritel dan sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi).