Perusahaan Treasury Bitcoin Hapus 7,7 Juta Saham Setelah Menjual 177 BTC, tetapi Rasio Bitcoin per Saham Tetap Menurun

Berita Crypto , Friday, 24 July 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Smarter Web Jual 177,89 Bitcoin untuk Lunasi Instrumen Konversi, tetapi Rasio Bitcoin per Saham Menurun

Perusahaan treasury Bitcoin asal Inggris, Smarter Web, menjual 177,89 Bitcoin (BTC) untuk melunasi instrumen konversi (convertible instrument) senilai US$11,7 juta. Langkah ini menghilangkan potensi penerbitan sekitar 7,72 juta saham baru, tetapi membuat rasio Bitcoin per saham (Bitcoin per share) ikut menurun.

Dalam keterbukaan informasi pada 23 Juli, Smarter Web menyatakan Bitcoin tersebut dijual dengan harga rata-rata US$65.762 per BTC, sekitar dua minggu sebelum instrumen tersebut jatuh tempo.

Sebelum transaksi, Smarter Web memiliki 2.878 BTC. Setelah penjualan 177,89 BTC, kepemilikannya turun menjadi sekitar 2.700,11 BTC, atau berkurang sekitar 6,18%.

Sementara itu, jumlah saham terdilusi berdasarkan perhitungan internal perusahaan hanya berkurang sekitar 2,1%. Karena penurunan jumlah Bitcoin lebih besar daripada pengurangan jumlah saham, Bitcoin yang didukung oleh setiap saham menjadi lebih sedikit.

Berdasarkan analisis CryptoSlate, eksposur Bitcoin turun sekitar 6,18% per saham yang beredar secara legal, atau sekitar 4,17% jika menggunakan metode fully diluted share yang diterapkan oleh perusahaan.

Pelunasan Instrumen Konversi Sederhanakan Struktur Modal

Instrumen konversi tersebut diterbitkan pada Agustus 2025 sebagai pinjaman tanpa bunga dengan jangka waktu satu tahun. Instrumen ini memberi hak kepada investor untuk mengonversinya menjadi sekitar 7,72 juta saham dengan harga konversi £2,0475 per saham.

Namun, harga saham Smarter Web pada 23 Juli berada di sekitar 29,20 pence, jauh di bawah harga konversi. Kondisi tersebut membuat opsi konversi menjadi saham tidak menarik bagi investor.

CEO Smarter Web, Andrew Webley, mengatakan perusahaan memilih melunasi instrumen tersebut lebih awal dengan dukungan investor TOBAM. Menurutnya, manajemen kini memandang instrumen tersebut lebih sebagai utang daripada ekuitas sehingga pelunasannya dinilai dapat menyederhanakan struktur permodalan perusahaan.

Rasio Bitcoin per Saham Jadi Sorotan

Smarter Web melaporkan Quarterly Gross BTC Yield sebesar -4,35% pada kuartal ketiga. Menurut perusahaan, pelunasan instrumen konversi menjadi faktor utama yang menekan indikator tersebut.

Perlu dicatat, metrik ini tidak mengukur kenaikan atau penurunan harga Bitcoin, melainkan mengukur perubahan jumlah satoshi (sats) per saham terdilusi. Dengan kata lain, indikator ini menunjukkan apakah setiap saham didukung oleh lebih banyak atau lebih sedikit Bitcoin dari waktu ke waktu.

Tantangan Selanjutnya adalah Pendanaan Baru

Setelah instrumen konversi dilunasi, perhatian kini beralih pada bagaimana Smarter Web akan memperoleh pendanaan baru untuk meningkatkan kembali kepemilikan Bitcoin.

Perusahaan masih memiliki fasilitas pinjaman senilai US$30 juta dari Coinbase yang dijamin dengan Bitcoin. Namun, jika harga Bitcoin turun signifikan, perusahaan berpotensi diminta menambah agunan atau mengurangi nilai pinjaman.

Pilihan lainnya adalah menerbitkan saham baru. Akan tetapi, strategi tersebut hanya menguntungkan jika saham dijual dengan harga premium terhadap nilai aset bersih (NAV). Jika saham diterbitkan saat diperdagangkan di sekitar atau di bawah NAV, jumlah Bitcoin perusahaan memang bisa bertambah, tetapi rasio Bitcoin per saham justru dapat semakin terdilusi.

Secara keseluruhan, pelunasan instrumen konversi ini menghilangkan kewajiban jangka pendek dan menyederhanakan struktur modal Smarter Web. Namun, perusahaan harus mampu memperoleh sumber pendanaan baru yang dapat meningkatkan kembali Bitcoin per saham, karena metrik tersebut menjadi salah satu indikator utama bagi perusahaan treasury Bitcoin.

Supported by
DepoCrypto.com © 2023