SEC Peringatkan Vault Imbal Hasil Kripto, Pengendali DeFi Jadi Sorotan

Berita Crypto , Monday, 27 July 2026
Posted by Rima Dwi Astuti

Komisioner SEC Hester Peirce memperingatkan bahwa vault kripto yang masih melibatkan kendali manusia dalam mengelola aset untuk menghasilkan imbal hasil (yield) berpotensi menghadapi pengawasan berdasarkan hukum sekuritas federal AS.

Morpho Vault V2 menjadi salah satu contoh yang relevan karena arsitekturnya membagi kewenangan yang disoroti Peirce. Dalam sistem ini, curator bertugas menentukan strategi investasi dan menunjuk allocator, sementara allocator mengalokasikan aset sesuai batasan yang telah ditetapkan.

Morpho merupakan protokol pinjaman terdesentralisasi (DeFi), sedangkan Vault V2 mengemas berbagai strategi pinjaman yang telah dikurasi ke dalam vault berbasis blockchain (onchain). Pengguna memang berinteraksi melalui smart contract, tetapi curator tetap memiliki wewenang menentukan ke mana modal dialokasikan dan seberapa besar risiko yang dapat diambil oleh vault.

Jika regulator menilai kendali manusia tersebut sebagai bentuk pengelolaan investasi, dampaknya tidak hanya akan dirasakan Morpho, tetapi juga berbagai produk DeFi lain yang menawarkan layanan penghasil yield dengan mekanisme serupa.

Dalam pernyataan yang dirilis pada 22 Juli, Peirce menjelaskan bahwa vault kripto berada dalam spektrum yang beragam. Sebagian berjalan sepenuhnya melalui kode yang tidak dapat diubah (immutable), sementara sebagian lainnya masih memberikan kendali kepada individu atau tim tertentu.

Menurut Peirce, pertanyaan mengenai penerapan hukum sekuritas federal mulai muncul ketika pengelola menentukan strategi untuk memperoleh yield, memindahkan aset, atau bahkan memutuskan siapa yang berwenang melakukan pengelolaan tersebut.

Peirce menyampaikan pernyataan itu secara umum dan tidak menyebut nama protokol tertentu, termasuk Morpho. Ia juga menegaskan bahwa pernyataannya bukan merupakan aturan resmi, keputusan, maupun tindakan penegakan hukum dari SEC. Penilaian hukum akan bergantung pada struktur dan aktivitas masing-masing vault.

Pada Morpho Vault V2, curator memegang peran utama dalam menentukan protokol, pasar, dan aset yang dapat digunakan oleh vault. Curator juga membuka akses ke berbagai strategi melalui adapter, menetapkan batas risiko, serta memilih allocator yang bertugas memindahkan aset sesuai parameter yang telah ditentukan.

Kewenangan tersebut sejalan dengan dua contoh yang disampaikan Peirce, yaitu memilih jalur untuk menghasilkan yield dan menunjuk pihak yang berwenang mengalokasikan aset. Selain itu, curator juga dapat mengatur biaya pengelolaan (management fee), biaya kinerja (performance fee), penerima biaya, serta fitur kepatuhan (compliance). Meski Peirce tidak secara khusus menyebut pengaturan biaya sebagai pemicu penerapan hukum sekuritas, besarnya kendali curator berpotensi menjadi perhatian regulator.

Didukung oleh
DepoCrypto.com © 2023